Polman --Pj Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin kembali menyapa masyarakat petani dan peternak dengan mendatangi langsung lokasi usaha masyarakat, di Polewali Mandar, Senin 16 September 2024. Titik pertama di Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Garden, Kecamatan Binuang Kabupaten Polman, Kedua Usaha Peternakan Bebek Petelur Dusun II Bina Rejo Desa Bonato Rejo Kecamatan Tapango, dan titik ketiga Pembibitan Tanaman Aren di Kecamatan Alu, Polman. Kunjungan PJ Gubernur untuk melakukan diskusi terkait skema pengembangan usaha msyarakat, baik sektor perkebunan maupun peternakan. Ini sebagai upaya mendorong masyarakat membangun ekosistem bisnis atas usaha yang dibangun sehingga kedepan dapat melakukan penambahan prduksi dan meningkatkan pendapatan. "APBD kita terbatas maka yang bisa kita lakukan adalah sumber daya terbatas ini bisa menyentuh langsung masyarakat paling bawah, dan Sulbar ini 90 persen masyarakatnya hidupnya bertani, berkebun, betenak, dan usaha bidang perikanan. Maka ini yang kita sentuh dengan modal tidak terlalu besar tetapi kita pastikan produksi bisa kita tingkatkan," kata Bahtiar. Menurutnya dengan mengecek langsung usaha masyarakat serta berdiskusi langsung dengan masyarakat, maka hal-hal yang disiapkan pemerintah sesuai yang diinginkan masyarakat . "Jangan melakukan sesuatu yang bukan masyarakat inginkann, makanya kita banyak turun ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi petani, nelayan, peternak, dengarkan apa yang mereka butuhkan dan pemerintah menyiapkan," ucap Bahtiar. (Rls)
MAJENE - Pelaksanaan Sandeq Heritage Festival 2024 dalam memperingati hari ulang tahun Sulbar dua dekade atau ke-20 sudah berjalan sejak tadi, Senin 16 September 2024. Antusias masyarakat untuk menyaksikan dan menonton langsung Sandeq Heritage Festival 2024 mulai terasa di hari pertama. Seperti di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene etape pertama Sandeq berhenti. Berbagai kegiatan seni dilaksanakan panitia dalam kemeriahan Sandeq Heritage Festival 2024. Tak luput juga masyarakat setempat merasakan kesyukuran adanya kegiatan tersebut. "Area sandarnya Sandeq ada kegiatan kesenian dan bagian luar itu ada beberapa UMKM. Mereka juga merasakan reski atas pelaksanaan event ini," kata Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Imelda Adhi Yanty. Ia menambahkan inilah kenapa event Sandeq terus disupport untuk dilaksanakan, karena itu menjadi salah satu pintu dimana UMKM bisa hidup dan berkembang. "Pengunjung berdatangan seperti wisatawan lokal, domestik maupun manca negara pasti akan kehausan maupun lapar. Tentu mereka pasti akan belanja," tambahnya. Sementara itu, ini menjadi tugas Pariwisata Sulbar bagaimana event dilaksanakan dengan durasi waktu digunakan, tentu akan terlihat berapa uang beredar dan transaksi ekonomi. "Jadi salah satu sektor dalam menumbuhkan perekonomian adalah event pariwisataan," ungkapnya. Sehingga, poinnya adalah dalam momentum HUT Sulbar ke-20 ini masyarakat juga merasakan kebahagiaan dengan adanya event Sandeq Heritage Festival. "Passandeq bahagia, UMKM juga senang dan penonton ikut merasakan kegembiraan itu. Pokoknya HUT Sulbar riang gembira," tandasnya.(rls)
Polman - Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Abdul Rahim, dan Ketua Komisi I, Samsul Samad, menghadiri pelepasan Sandeq Race 2024 di Pantai Tanjung Silopo, Polewali Mandar (Polman), Senin (16/9/2024). Acara ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi Sulbar ke-20 tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan warisan budaya daerah serta menarik perhatian wisatawan lokal dan mancanegara. Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim menekankan pentingnya pelestarian budaya Sandeq Race, yang dianggap sebagai representasi karakter optimis masyarakat Mandar. Menurut Rahim, filosofi yang terkandung dalam perahu Sandeq memberikan kesan kuat bahwa masyarakat Mandar tidak pernah ragu menghadapi tantangan. “Orang Mandar itu selalu optimis, tidak pernah gentar menghadapi gelombang dan tantangan apa pun. Ini adalah cerminan yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujar Rahim. Dalam kesempatan tersebut, Rahim juga menyinggung visi Sulbar untuk bertumbuh bersama dengan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru. “Visi kita adalah Sulbar bertumbuh bersama IKN. Insha Allah, dengan capaian-capaian yang diraih oleh pemimpin kita hari ini dan pemimpin masa depan, Sulbar akan semakin maju,” ujarnya penuh optimisme. Meskipun ada sedikit kejutan ketika perahu Sandeq berangkat tanpa aba-aba resmi, Rahim tetap optimis bahwa Festival Sandeq Race 2024 akan menjadi agenda tahunan penting bagi Sulbar. Penulis : Humas DPRD Sulbar Editor : humassulbar
Polman --Pengusaha Budidaya Tanaman Aren Rusni Hasri mengapresiasi program PJ Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin yang konsen pada pengembangan berbagai komoditi pangan di Sulbar. Menurutnya, program PJ Bahtiar yang selain meningkatkan ekonomi masyarakat juga peduli terhadap lingkungan. "Program pak gubernur suatu terobosan karena ini sangat familira dengan masyarakat disini, Seperti mengembangkan komoditi Sukun, Aren, Pisang dan komoditi lainnya," kata Rusni. Untuk budidaya tanaman Aren, Rusni menyampaikan, Tanaman Aren merupakan tanaman masa depan, bukan hanya untuk wilayah Sulbar melainkan menjadi masa depan untuk bangsa. Sebab itu, atas dukungan PJ Bahtiar ia bersedia menyiapkan jutaan bibit Aren untuk dikembangkan di Sulbar. (Rls)
Mamuju --Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin bersama PJ Ketua TP PKK Sulbar Sofha Marwah Bahtiar membuka kegiatan Sandeq Heritage Festival 2024 di Pantai Desa Paku-Silopo Kabupaten Polewali Mandar, Senin 16 September 2024. Pagelaran Sandeq diusia Sulbar 20 tahun ini memiliki makna yang mendalam bagi Pemprov Sulbar sekaligus pelaksana event Sandeq. Pj Bahtiar berharap event tahun ini lebih memaknai Sandeq sebagai pemersatu Sulbar, sandeq bukan hanya milik Sulbar tetapi telah identitas Sulbar bagi dunia. Sebagaiamana Passandeq yang sudah pernah berlayar ke belahan dunia. Sandeq Heritage Festival 2024 salah satu item kegiatan dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT ke 20 Provinsi Sulawesi Barat. Melibatkan 47 perahu sandeq lomba dan 16 Sandeq Klasik. Peserta untuk masing-masing perahu sandeq delapan orang dan setiap sandeq nantinya akan diikuti pendamping (kapal pattonda) untuk memastikan keamanan bagi passandeq. Rencananya peserta Sandeq akan melewati beberapa Etape. Etape pertama start dari Pantai Desa Paku-Silopo Polewali Mandar ke Pantai Pamboang Kabupaten Majene, Etape kedua dari Pamboang -Pantai Palipi, Etape Ketiga Pantai Palipi-Deking, Etape Keempat Pantai Deking-Mamuju, dan Etape terakhir keliling Pulau Karampuang. Hadir pada acara pelepasan, PJ Bupati Polewali Mandar Ilham Borahima, Bupati Majene Andi Achmad Sukri,Sekprov Sulbar Muhammad Idris, Anggota DPRD provinsi dan Kabupaten, Gubernur Sulbar Periode 2017-2022 Forkopimda dan OPD Provinsi dan Pemkab Polman. Acara pelepasan ditandai dengan ritual adat sebagai tradisi sebelum melepas para peserta sandeq, PJ. Bahtiar mengatakan akan mempersiapkan penyambutan meriah menyambut passandeq pada 20 September mendatang. Menurutnya, Sandeq Heritage Festival menjadi momen mempertahankan tradisi dan menjadi sarana edukasi edukasi bagi masyarakat untuk menguatkan karakter yang bisa dipetik dari filosofi sandeq. “Sandeq filosofi utamanya alat kehidupan masyarakat mandar. Alat hidup untuk menangkap ikan" kata Bahtiar Kedua Sandeq sebagai alat transportasi laut, bahkan antar negara, dan ketiga dengan ukuran yang kecil mengarungi lautan tentunya mengendalikan sandeq ini adalah orang orang yang memiliki nyali, semangat dan keberanian yang…
Mamuju--Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kantor dengan mengadakan kegiatan Jumat Bersih. Berlangsung pada Jumat, 13 September 2024, kegiatan ini diikuti oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang berada dalam lingkup Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sulbar. Kegiatan Jumat Bersih ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman, sekaligus membangun rasa kebersamaan di antara para pegawai. Dengan semangat gotong royong, para pegawai membersihkan seluruh area kantor, termasuk halaman, ruangan kerja, hingga fasilitas umum yang ada di dalam lingkungan Biro. Plt. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sulbar, M. Yamin Saleh, menyampaikan bahwa kegiatan itu akan rutin dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan kerja dan menjaga kebersihan di sekitar area kantor. "Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lingkungan kantor akan semakin nyaman dan dapat menunjang produktivitas kita semua," ujar Yamin Saleh. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh pegawai. Selain menjadi ajang untuk menjaga kebersihan, Jumat Bersih ini juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kerja sama antarpegawai. Jumat Bersih di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sulbar ini menjadi langkah positif dalam menciptakan lingkungan kerja yang asri, sekaligus mendukung program kebersihan pemerintah daerah. Penulis : Biro PBJ Setda Sulbar Editor : humassulbar
MAKASSAR --Seleksi calon Dewan Pengawas dan Direksi Perumda Sebuku Energi Malaqbi memasuki tahap akhir pada Sabtu 14 September 2024, yakni tahap wawancara. Sebanyak 15 peserta yang mengikuti atau lolos hingga ke tahap ini telah diwawancara sekaligus memaparkan makalah di hadapan Timsel, di Universitas Negeri Makassar. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris selaku Timsel beserta Tim lainnya memberikan arahan langsung, memastikan seleksi berjalan objektif dan transparan. Adapun tujuan seleksi ini untuk mencari pemimpin terbaik untuk keberlanjutan Perumda Sebuku Energi Malaqbi. "Diharapkan terpilihnya sosok yang tepat untuk memimpin perusahaan daerah yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat," kata Idris. Rencananya hasil dari tahapan akhir proses seleksi ini akan diumumkan lima kandidat yang terpilih sebagai Dewan Pengawas Unsur Pemerintah, Dewan Pengawas Unsur Independen, Direktur Operasional dan Direktur Keuangan pada organ Perumda Perumda Sebuku Energi Malaqbi. (Rls)
Mamasa--Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), terus memperkuat upaya penanganan stunting di Kabupaten Mamasa melalui program Ma'silambi. Program ini telah diimplementasikan di Desa Balla Satanetean, Kecamatan Balla, yang kini memasuki tahun ketiga. Bertempat di Aula Marasa, Desa Balla Satanetean, kegiatan pada Jumat 13 September 2024 tersebut dihadiri langsung Kepala Dinas Kesehatan Sulbar drg. Asran Masdy, Kepala Dinas Kesehatan Mamasa, Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh adat, tokoh agama, PL KB, serta anggota Forum Ma'silambi Desa Balla Satanetean. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, drg. Asran Masdy menegaskan bahwa program Ma'silambi bertujuan membangun kolaborasi antara berbagai mitra berbasis aksi nyata dalam upaya penanganan stunting. "Ini merupakan tahun ketiga implementasi Ma'silambi di Desa Balla Satanetean, dan fokus utama kami adalah memastikan keberlanjutan kerja sama yang kuat dengan berbagai pihak terkait, agar penanganan stunting dapat dilakukan secara lebih efektif dan menyeluruh," ujarnya. Program Ma'silambi sendiri merupakan inisiatif kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintahan desa, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga organisasi lokal, guna menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting. Dengan adanya sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, diharapkan angka stunting di Desa Balla Satanetean dan wilayah sekitar dapat terus menurun, sehingga generasi yang akan datang tumbuh lebih sehat dan cerdas. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Dinas Kesehatan Sulbar dalam mendukung program nasional penurunan angka stunting melalui pendekatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Penulis : Dinkes Sulbar Editor : humassulbar
Mamasa--Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), drg. Asran Masdy, menyerahkan lima paket alat timbang untuk mendukung kegiatan posyandu di Desa Balla Satanetean, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa. Penyerahan ini berlangsung di Aula Marasa, Desa Balla Satanetean, pada Jumat 13 September 2024, sebagai bagian dari upaya memperkuat penanganan stunting melalui program Ma'silambi. Acara tersebut dihadiri oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh adat, tokoh agama, PL KB, dan anggota Forum Ma'silambi Desa Balla Satanetean. Dalam sambutannya, Kadis Kesehatan Sulbar, drg. Asran Masdy menyampaikan bahwa penyerahan alat timbang merupakan salah satu langkah konkret dalam mendukung kesehatan ibu dan anak serta penanganan stunting di wilayah tersebut. "Paket alat timbang yang kami serahkan ini akan membantu posyandu dalam memantau tumbuh kembang anak secara lebih akurat, sehingga intervensi penanganan stunting bisa dilakukan lebih cepat dan tepat," jelasnya. Asran Masdy juga menyampaikan, pemberian alat timbang tersebut sejalan dengan implementasi program Ma'silambi yang telah berjalan selama tiga tahun di Desa Balla Satanetean. "Fokus program ini adalah membangun kolaborasi lintas sektor dan melibatkan berbagai pihak dalam upaya menurunkan angka stunting," ujarnya. Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan angka stunting di Desa Balla Satanetean dapat terus ditekan, sehingga tercipta generasi yang lebih sehat dan berkualitas. Penyerahan alat timbang ini diharapkan dapat mempermudah petugas posyandu dalam melakukan pengukuran dan pemantauan berat badan anak secara rutin, yang merupakan salah satu indikator penting dalam memantau risiko stunting. Penulis : Dinkes Sulbar Editor : humassulbar
Majene --Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin bersama Ketua TP PKK Sulbar Ny.Sofha Marwah Bahtiar serta jajaran OPD Pemprov Sulbar mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H yang digelar masyarakat Poralle Salabose, di Majene, Minggu 15 September 2024. Pada acara Maulid Nabi tersebut hadir Bupati Majene Andi Achmad Syukri, Wakil Bupati Majene Aris Munandar, Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten, perwakilan Gubernur Sulbar periode 2017-2022 Ali Baal Masdar, Forkopimda dan sejumlah OPD lingkup pemkab Majene. Maulid yang digelar di Salabose merupakan agenda rutin dan turun temurun dilaksanakan setiap peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW di Lingkungan Salabose, masyarakat yang hadir pun ramai mengikuti acara tersebut. Kehadiran Pj Bahtiar turut mengikuti prosesi Maccobbo dan prosesi Maccobbo benda pusaka seperti muzhab kitab suci Al Qur’an tulisan tangan peninggalan Syekh Abdul Mannan, bendera kerajaan Banggae bernama “I Macang” dan sebuah keris pusaka peninggalan Tomakaka (raja) di Poralle (Salabose). Pj Bahtiar sangat bersyukur dapat hadir ditengah masyarakat Salabose, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. "Baik secara pribadi maupun sebagai gubernur sementara wilayah Sulawesi Barat sangat bangga respect dan hormat pada masyarakat Majene khususnya Salahbose yang menjaga tradisi ini. Tradisi ini harus dipertahankan dan dikembangkan kawasan ini," ucap Bahtiar. Bahtiar setuju jika Salabose menjadi kawasan wisata religi sehingga harus dikembangkan. "Saya setuju segera diprogramkan, ini bukan lagi sekedar milik Majene, milik Sulbar, tetapi ini miliik negara Republik Indonesia. Sehingga perlu dibantu untuk dikembangkan menjadikan tempat ini tempat wisata religi," kata Bahtiar. Bupati Majene Andi Achmad Syukri menyampaikan pelaksana Maulid Ini sebagai wujud kecintaan kita kepada nabi Muhammad S.A.W. Dan menjadi momentum peringatan Maulid yang digelar dapat dapat menjadi muhasabah dan pencerahan untuk meneladani perilaku Rasulullah. Menurutnya, tradisi maulid di Salabose merupakan bagian dari menjaga dan melestarikan budaya sekaligus agar mendapat syafaat dan Rahmat dari Rasulullah. "Saya mengajak, kepada seluruh masyarakat agar memperbanyak shalawat dan mari…